Lawar Bali | Makanan Khas Bali

LAWAR BALI
.
Lawar adalah masakan khas Bali yang umumnya terbuat dari parutan kelapa yang dicampur dengan daging cincang (babi atau ayam atau penyu), bumbu Bali, dan tentunya darah setengah matang. Lawar merupakan masakan yang wajib ada dalam setiap kegiatan pesta adat masyarakat Bali.
.
.


” Dalam hal ini , saya ( Bli Putu ) melakukan upacara Manggoh ( memangguh ) ”
membayar sebidang tanah secara Niskala
.
.
Karena tanpa lawar, makanan yang disajikan menjadi kurang lengkap. Selain enak ( bagi yang suka ) tidak untuk saya , karena kebetulan sy Vegetarian ( tidak makan daging ) , lawar sebagai makanan tradisional Bali ternyata memiliki filosofi tersendiri.
.
.
Lawar mengandung makna keharmonisan dan keseimbangan. Hal ini dilihat dari bahan-bahan pembuatnya yaitu : parutan kelapa (putih, simbol Dewa Iswara di timur); darah (merah, simbol Dewa Brahma di selatan); bumbu-bumbu (kuning, simbol Dewa Mahadewa di barat); dan terasi (hitam, simbol Dewa Wisnu di utara). Keempat arah mata angin tersebut melambangkan keseimbangan.
.
.
.
Selain itu sifat-sifat bahannya yang berupa rasa manis (kelapa), asin (garam), pahit (buah limo), pedas (bumbu), amis (darah), asam (asam), dan bau busuk (terasi) jika mampu meraciknya dengan tepat akan menghasilkan rasa yang nikmat.
.
.
Pernahkah anda makan lawar ?
Ayo ke Bali , utk merasakannya
.
.
Bli Putu
www.travelwithputu.com